Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PJT I dan Jurnalis Toba adakan Diskusi dalam rangka menjaga Kelestarian Sumber Daya Air

Rabu, 15 November 2023 | November 15, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-15T13:32:23Z


PEWARNA PUBLIK TOBA, -
Dalam rangka menjaga Kelestarian sumber daya air Danau Toba.Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS) di wilayah Kabupaten Toba,melaksanakan kegiatan Diskusi yang dilaksankan di di WITA Cafe Balige, Selasa (14/11/2023) 

Kegiaatan diskusi yang dilaksanakan turut hadir  Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi yang didampingi Manajer Utama Regional II, Lukman Chakim dan turut hadir dalam diskusi tersebut  22 jurnalis dari kabupaten Toba serta tiga jurnalis dari Jawa Timur.

Dalam diskusi yang berlangsung Direktur Operasional Perum Jasa Tirta ( PJT)  I ( Satu) 
menjelaskan bahwa  salah satu fungsi Perum Jasa Tirta I yakni melakukan konservasi untuk menjaga kelestarian sumber daya air di Toba. Dimana upaya konservasi ini dibagi dua, yakni dengan penanaman pohon atau penghijauan dan pembuatan sumur resapan serta biopori 

"Kami sebagai Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) yang menjadi pengelola sumber daya air di wilayah Sungai Toba- Asahan tidak bisa Bekerja  sendiri. Untuk itu kami Perlu bantuan dan kerjasama, Khususnya dari teman-teman Pers agar dapat  nantinya menyampaikan informasi kepada masyarakat," Ucap Milfan Rantawi dalam kata sambutanya 

Milfan Rantawi menyampaikan bahwa untuk
Penghijauan,dan Penanaman pohon akan dilakukan oleh PJT I bekerjasama dengan masyarakat.Direktur Operasional Perum Jasa Tirta ( PJT)  I di acara diskusi tersebut menyampaikan bahwa dalam program Penanaman pohon,Pihak BUMN agak kesulitan akan lahan yang akan di tanam dan dihijaukan .

" Untuk itu dalam diskusi ini Kami menyampaikan pada rekan rekan media, Dimana kami melihat banyak lahan masyarakat yang belum diusahai , Disini kami minta kerja sama rekan rekan agar kiranya dapat membantu kami dalam mendata lahan ,Terutama lahan yang sudah  kritis dan sesuai dengan kriteria, maka kami dengan senang hati akan membantu penanaman pohon disana," Ucap Direktur Operasional Perum Jasa Tirta ( PJT)  I 

Milfan Rantawi di kegiatan Diskusi tersebut juga Berharap nantinya Para rekan wartawan atau insan pers di Kabupaten Toba agar membentuk  kelompok guna  melakukan upaya konservasi. Dimana di awali dengan mendata lahan yang kritis sampai ke proses penanaman.

Lebih lanjut Milfan Rantawi dalam diskusi tersebut juga menyampaikan kegiatan yang telah dilaksanakan Perum Jasa Tirta ( PJT)  I Bahwa sejak 2019 sudah hampir 1.100 hektare lahan di Wilayah Sungai Toba Asahan yang telah dilakukan penanaman pohon. Di antaranya wilayah Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Humbahas, Kabupaten Tapanuli Utara dan Arboretum Ambarhalim.

" Total pohon yang sudah ditanam mencapai lebih dari 378 ribu batang pohon dari berbagai jenis. Untuk jenis pohon kami menyesuaikan Akan permintaan masyarakat yang memiliki lahan. Kami akan dampingi dalam perawatan Dan untuk memastikan bibit yang ditanam bisa hidup. Hasil panen dari Pohon yang ditanam hasil nya untuk masyarakat itu sendiri, Sementara kami dari PJT I tidak meminta akan hasil panen nya ,Dimana benefitnya saja yang kami harapkan sebagai upaya kami turut dalam menyelamatkan sumber daya air di Danau Toba,"
Ucap Milfan Rantawi

Lebih lanjut Milfan Rantawi menjelaskan juga Bahwa selain penghijauan, Jasa Tirta I juga membuat 100 sumur resapan dan 8.000 lubang biopori. Namun saat ini, program yang baru dilakukan itu progres fisiknya masih sekitar empat persen. Dimana menurut studi masterplan untuk sumur resapan akan memiliki daya resap 20 liter per jam per sumur. Sedangkan lubang biopori memiliki daya resap 300 meter kubik per hektare per tahun.

" Untuk  Sekolah Peduli Lingkungan (SPL) saat ini PJT I juga  sudah bergerak pada 4 SMP dari 10 SMP di Kabupaten Toba sesuai target 2023. Di SPL ini, masing-masing sekolah dibuatkan greenhouse untuk proses edukasi siswa agar kedepanya Para siswa mengerti akan pentingnya menjaga kelestarian alam untuk menjaga sumber daya air di wilayah Toba.

(TH/ Tampu29)
×
Berita Terbaru Update