Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kerugian Dampak Gempa Taput Ratusan Miliar Donasi Uang Tunai Baru Rp 1,2 M, Ini Daftar Penyumbang

Rabu, 12 Oktober 2022 | Oktober 12, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-13T05:44:23Z

PEWARNA PUBLIK TAPUT,-Bantuan atau donasi untuk korban dampak bencana alam gempa bumi di Tapanuli Utara hingga hari ini masih minim, terutama dalam bentuk uang tunai dan bantuan materil bangunan.


Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dalam beberapa kali pertemuan mengungkapkan, pada masa transisi ini terutama dalam pemulihan akan kerusakan bangunan dan dampak gempa bumi di wilayahnya membutuhkan sokongan dana yang sangat besar, mengingat besarnya kerugian yang dialami korban dan dampak bencana.

Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara Bonggas Pasaribu, Rabu (12/10/2022) di Posko Penanggulangan di Tarutung mengatakan, hingga 11 Oktober 2022 , pukul 09.33 WIB, uang tunai yang sudah masuk ke rekening posko baru sekitar 1.253.670.275, yang berasal dari anak rantau, perusahaan dan sejumlah pihak.


Penyumbang terbesar dari anak rantau adalah dari Keluarga Besar RM Hutasoit ( NV Muara), yang juga dikenal peduli bona pasogit lewat pendidikan. Keluarga pemilik perusahaan susu Nestle ini menyumbang uang tunai sebesar 250 juta. Ada juga sumbangan dari Bupati Simalungun Radiapoh Hasoloan Sinaga Rp 100 juta.


Sementara bantuan berupa material bangunan yang sudah terkumpul, antara lain semen 9472 sak, seng 3269 lembar, triplek 222 lembar, batu bata 85.000.

Kerusakan Bangunan
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput merinci, kerusakan bangunan meliputi rumah ibadah dan sarana/ parasarana umum hingga saat ini yang telah berhasil diinventarisir adalah 1.335 unit rumah penduduk, 75 unit rumah ibadah gereja 75 unit, 3 unit rumah ibadah, 31 ruas jalan, 9 unit jembatan, 71 unit fasiltas pendidikan, 17 unit fasilitas kesehatan :, 25 unit kantor milik pemerintah dan 1 unit milik swasta.


"Total kerugian terhadap atas bangunan yang telah rusak akibat gempa belum detail, namun kita perkirakan mencapai ratusan milliar rupiah. Jadi, untuk memulihkan dan membangun kembali, kita memperhitungkan bahwa bantuan yang telah masuk masih sangat minim," terang Bonggas Pasaribu


Lantas dari mana saja sumber dana yang kita harapkan nanti untuk menanggulangi ini?

"Tentu, yang kita harapkan adalah dari anak rantau peduli bona pasogit (Tapanuli Utara), pemerintah pusat, pemerintah propinsi termasuk dari pemerintah daerah sendiri, serta donasi lainya dari berbagai pihak," jelas Bonggas.

Soal pemilihan perbaikan gereja yang rusak pasca gempa?" Kita akan membantu bahan bangunan. Kemarin sudah kita serahkan bahan materil berupa semen ke sejumlah gereja," urainya.


Hingga update terakhir, Rabu (12/10/2022) pukul 09.33 WIB, tercatat sejumlah perusahaan yang beroperasi dan punya keterikatan dengan Kabupaten Tapanuli Utara, seperti PT Inalum telah memberikan bantuan pertama berupa 200 sak beras kemasan 5 kilogram, 200 papan telor dan 50 kardus mi instan.

Bantuan kedua juga disampaikan PT Inalum berupa 500 sak beras kemasan 5 kilogram, 500 kilo gula pasir dan 500 liter minyak goreng.

Sementara PT Sarulla Operation Limited (SOL), perusahan multi dolar yang bergerak di gas bumi, yang mengeksplrasi perut bumi Pahae, Taput baru memberikan bantuan uang tunai Rp 100 juta.

Bahkan dalam realisasinya juga mengalami ketersendatan. "Baru hari ini kita konfirmasi ke sana, bantuan dari SOL baru masuk hari ini," jelas Bonggas.

Sementara PT Toba Pulp Lestari (TPL) hingga kini belum terkonfirmasi tercatat di posko memberikan bantuan ke Tapanuli Utara.

"Belum, sampai saat ini bantuan dari TPL belum ada masuk," tukas Bonggas Pasaribu.
[Tohap Simaremare]
×
Berita Terbaru Update