Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Para Dinas Terkait Kab.Sidoarjo Sidak Jalan Yang Bermasalah Selama Ini Antara Warga Kemangsen Dengan PT.Panca Graha Indonesia (PGI)

Minggu, 26 November 2023 | November 26, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2024-07-17T02:19:46Z


PEWARNA PUBLIK SIDOARJO,-
Buntut perseteruan warga Desa Kemangsen kecamatan balongbendo kabupaten sidoarjo dengan PT PGI (panca graha indonesia), kala itu usai menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pemerintah Desa Kemangsen  Kecamatan balongbendo, Sidoarjo, pemerintah desa setempat sempat mempertemukan warga dan pihak pengembang (PT Panca Graha Indonesia). Dalam mediasi antara perwakilan pengembang dan warga belum membuahkan hasil sampai saat ini.

Setelah demo di desa kemangsen dan Kabupaten sidoarjo di lakukan pertemuan antara perwakilan warga dengan para dinas terkait dan pemerintah kabupaten sidoarjo. Selang beberapa hari di adakan pertemuan lagi di pemerintahan sidoarjo dengan beberapa dinas terkait, perwakilan warga dan PT PGI yang di pimpin oleh setda Kabupaten sidoarjo, menghasilkan kesepakatan tinjau langsung lokasi


Setelah terjadi kesepakatan dalam pertemuan di pemerintah Kabupaten sidoarjo beberapa hari yang lalu, beberapa dinas  sidak lokasi diantaranya yaitu dinas PU CKTKR, Dinas Perijinan, Forkopimka,pemerintah desa kemangsen yang didampingi Polsek dan Koramil balongbendo melakukan sidak di lokasi,yang menjadi polemik antara warga dengan pt.panca graha indonesia (PGI) Jumat 24 November 2023.

Dalam kesempatan itu kepala Dinas PU. CKTKR Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, MM., Menanggapi", Pihaknya akan mengevaluasi dan melakukan kajian agar apa yang jadi persoalan ini  bisa terpecahkan dan mengambil kebijakan sesuai apa yang menjadi hak masing-masing dan mengembalikan fungsi nya apa di duga ada kejanggalan,”tegasnya.
 
pada waktu sidak jalan alternatif warga yang selama ini menjadi polemik," lokasi jalan alternatif ini adalah jalan satu satunya yang ada ,Serta sudah puluhan tahun jalan aternatif ini sudah ada bahkan di gunakan oleh  warga,,jalan alternatif ini jalan yang apabila ada hajatan  di warga rt 08 rw 03 jalan alternatif ini lah yang di jadikan jalan satu satunya yang di gunakan oleh warga.kalau di tutup kayak gini maka gak ada jalan.jadi warga sebanyak 4 RT terisolasi dan tidak bisa keluar karena tidak ada akses jalan lain"ungkap salah satu warga.

Abdul Rouf selaku kepala desa kemangsen kecamatan balongbendo saat di konfirmasi para awak media mengatakan"Alhamdulillah dengan adanya kedatangan para dinas terkait akan bisa menjawab semua kesalah pahaman selama ini,beliau juga menerangkan bahwa jalan itu sebenarnya tidak ada,sejak saya kecil tanah itu memang ada jalan kecil sungai,pada tahun 1988 tanah itu di hibahkan kepada pemerintahan desa sebelum saya menjabat.pada saat tahun 1990 di bangunlah bibir jalan selebar 3 meter untuk akses jalan,yang  kurang lebih 30 tahun di gunakan oleh warga ,pada thn 1992 tanah itu di ikutkan program PRONA ,Setelah progam prona muncullah atas  surat sertifikat atas nama toha dan khoiriyah,dalam jarak 2  tahun kemudian tanah itu di jual ke pt panca graha indonesia (PGI).di tahun 2016 dilakukan jual beli atas nama pt panca graha indonesia (PGI)

lanjut kata abdul rouf di tahun 2021-2022 ada persiapan membangun,di situlah muncul polemik antara warga dengan pt.panca graha indonesia (PGI), semoga dengan adanya kunjungan dari para dinas terkait bisa menjawab semua kebenaranya"pungkasnya.

(arif)
×
Berita Terbaru Update