Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Samosir ingatkan Penyelengara Pemerintah dan ASN di Kabupaten Samosir agar menjaga netralitas pada pemilu 2024

Selasa, 12 September 2023 | September 12, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-09-13T02:12:03Z


PEWARNA PUBLIK SAMOSIR,-
Dalam rangka menjaga netralitas pada pemilu 2024 mendatang ,Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom mengingatkan seluruh aparatur pemerintah sebagai penyelenggara pemerintahan dan ASN untuk menjaga netralitas pada pemilu 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan Bupati Samosir saat menyampaikan paparan pada acara Kunjungan Kerja Forkopimda di Aula HKBP Mogang- Kecamatan Palipi,Selasa 12/09/2023 

Turut mendampingi Bupati Samosir dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Forkopimda yang  diikuti  4 Kecamatan, Palipi, Nainggolan, Sitio-tio dan Onan Runggu yang turut dihadiri Camat Kades/Lurah, BPD, Kasi Pemerintahan Desa/Kelurahan,.Asisten 1 Tunggul Sinaga, SAB Rudi SM Siahaan, HUT Isasar Simbolon, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Komisioner KPU Monang Sinaga, Sekretaris Bawaslu Rita Bakara dan beberapa pimpinan OPD.


Dalam paparannya,Selain menjaga netralitas, Bupati Samosir juga mengajak Camat Kepala Desa/Lurah, BPD dan perangkat desa, dan seluruh masyarakat Kabupaten Samosir menjaga keamanan dan ketentraman guna menyukseskan pemilu. 

"ASN, Kepala Desa, BPD, Perangkat desa, Camat dan seluruh ASN untuk tetap menjaga netralitas. Menjaga ketentraman dan ketertiban, melaporkan kondisi secara berjenjang serta mengarahkan  masyarakat berpartisipasi menyukseskan pemilu 2024. Mari satu arah menjaga kekondusifan Kabupaten Samosir"  Ujar Vandiko.Gultom 

Bupati Samosir juga menyampaikan agar Aparatur Sipil Negara, Aparatur Desa yang terlibat dalam kepanitiaan diharapkan bekerja dengan baik, penuh tanggung jawab dan jangan sampai terlibat politik praktis. 

"Jika ada pelanggaran segera dilaporkan, akan kami tindak dan diberi sanksi sesuai dengan keputusan Komisi ASN, " tegas Bupati. 


Vandiko Gultom menyampaikan bahwa 
Sebagaimana yang  diamanatkan dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 434, Pemkab Samosir tetap berkomitmen untuk memberikan fasilitasi dan bantuan kepada KPU dan Bawaslu Kabupaten Samosir dalam penyelenggaraan tugas dan wewenang dan kewajibannya serta menyukseskan pemilu. 

Bupati Samosir menyebutkan, bantuan dan fasilitasi yang telah dilakukan antara lain dengan menugaskan PNS pada sekretariat PPK, Panwascam, melibatkan aparatur/ aparat desa pada PPS yang berkedudukan di desa. 

Dalam meningkatkan partisipasi pemilih tahun 2024, Pemkab Samosir juga telah melakukan sosialisasi pemilih pemula kepada siswa/i tingkat SMA, sebagai suatu upaya pendidikan politik bagi pemilih pemuladan akan berlanjut ke masyarakat umum, untuk meningkatkan kesadaran memberikan hak pilih dan menghindari golput.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemkab Samosir telah menghibahkan tanah seluas 2.275 m² untuk lokasi pembangunan kantor KPU Kabupaten Samosir. Mengalokasikan anggaran kepada KPU lebih kurang 8 Milyar dan 3 M untuk Bawaslu yang dianggarkan dalam P-APBD 2023. 

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom  mengatakan, selain menunjang kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan umum, Forkopimda dibentuk untuk mendukung pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik di daerah, peningkatan keselarasan langkah dan tindakan dalam pelaksanaan penyelesaian permasalahan dengan mengedepankan upaya deteksi dini, cegah dini dan penanganan dini untuk penyelesaian berbagai permasalahan melalui pengambilan tindakan tertentu dalam keadaan mendesak yang sangat dibutuhkan oleh daerah dan/atau masyarakat. Pemeliharaan stabilitas sosial politik dan penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri di daerah. 

"Untuk menyukseskan Pemilu 2024 perlu diadakan kunjungan kerja bersama Forkopimda, membahas isu strategis kesiapan Pemkab Samosir dalam menyukseskan pemilu, Kesiapan Pengamanan dan Penegakan Hukum terpadu, Menjaga ketertiban umum menjelang pelaksanaan pemilu dan isu strategis lainnya" Ucap  Bupati Samosir menutup Paparannya 

Dikesempatan tersebut Kapolres Samosir, Yogie Hardiman mengatakan Polres Samosir siap dalam pengamanan pemilu maupun Pilkada tahun 2024 dengan kekuatan  231 personil. Memberdayakan 2/3 dari jumlah  personil untuk pengamanan dilapangan, 1/3 lagi untuk pengaman di mako dan kegiatan Masyarakat. Untuk mengantisipasi ancaman keributan/konflik  Polres Samosir telah menyurati Polda Sumut untuk penambahan  personil BKO dari satuan Brimob maupun Sabhara. 

Yogie memaparkan, dari 465 TPS yang tersebar dalam 9 Kecamatan, Polres Samosir telah memetakan tingkat kerawanan yaitu kriteria kurang rawan  405 TPS, Rawan 58, Sangat rawan 1 TPS  dan 1 TPS khusus di Rutan Pangururan. 

Langkah lain yang dilakukan yaitu Penggalangan terhadap ketua parpol, lapisan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dengan kegiatan patroli. Melakukan rapat koordinasi dengan Gakkumdu mengenai modus dan kejahatan pemilu.Polres Samosir juga telah melakukan Sispam kota setiap Sabtu sebagai upaya peningkatan kemampuan dan kualitas anggota menjelang pemilu 2024. 

"Pada intinya kami sudah siap dalam sisi pengamanan, dan saya berharap masyarakat ikut serta menyukseskan pemilu" ucap Yogie Hardiman.

Kajari Samosir Andi Adikawira Putera, menyampaikan Pemilu menggambarkan bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat. Untuk kesuksesan Pemilu, Kejaksaan Samosir menyiapkan Posko pemilu yang dapat dijadikan sumber informasi terkait data dan tahapan, menyajikan data secara cepat, tepat, akurat kepada user terkait tahapan pemilu, meminimalisir pelanggaran pada setiap tahapan pemilu. 

"Dalam menyukseskan pemilu 2024, Kejari Samosir mempunyai peranan aktif dalam keanggotan penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) sebagai optimalisasi penanganan pidana pemilu. Kejari Samosir bergerak atas dasar adanya MoU dengan KPU yang pada pokok perjanjiannya merupakan upaya menyukseskan pemilu 2024" tutup Kajari. 

Dandim 0210 TU melalui Pabung G. Sebayang mengatakan bahwa  dalam pemilu dan Pilkada, TNI  netral tidak memihak kepada salah satu kontestan dalam pemilu. Sikap netralitas, mengamankan dan tidak berhak mengarahkan keluarga untuk memilih kontestan. Dalam pemilu 2024, Pihak TNI siap membantu kepolisian dalam pengamanan demi menjaga kekondusifan di kalangan masyarakat.

( Kominfo/ Tampu29)
×
Berita Terbaru Update